Apa Itu Proses Riset Bisnis?

Proses penelitian bisnis memerlukan mempelajari semua aspek perusahaan, pelanggannya dan pasar, kemudian menggunakan informasi tersebut untuk membuat keputusan bisnis yang baik. Biasanya, perusahaan akan menilai kekuatan dan kelemahannya sendiri, tetapi memberikan penekanan khusus pada bagaimana pelanggan memandang produk mereka. Ketika manajer perusahaan mempelajari pasar, mereka biasanya akan melihat secara komprehensif pesaing utama dan industri tempat mereka beroperasi.

Makna

Proses riset bisnis seringkali dimulai dengan gambaran pasar atau industri. Tujuan utamanya adalah menentukan apakah ada peluang dalam pasar tertentu. Salah satu faktor penentu mungkin adalah seberapa banyak pangsa pasar atau persen dari total penjualan industri yang dimiliki masing-masing pesaing. Misalnya, perusahaan perangkat lunak kecil dapat menentukan bahwa mereka adalah dua pesaing utama. Pesaing A dan B masing-masing mungkin memiliki 60 dan 20 persen pangsa pasar. 20 persen pasar lainnya mungkin dilayani oleh sejumlah pesaing yang lebih kecil. Perusahaan perangkat lunak harus menentukan apakah ada bisnis potensial yang cukup di pasar untuk menghasilkan keuntungan yang cukup besar. Peraturan pemerintah, kebijakan perdagangan dan dinamika industri lainnya juga harus dipertimbangkan.

Jenis Data

Sebagian besar data industri dapat diperoleh melalui sumber penelitian sekunder. Agensi luar ini, termasuk NPD Group dan Forrester Research, melakukan penelitian dengan konsumen untuk menentukan ukuran industri tertentu serta tren penjualan. Perusahaan yang menginginkan informasi spesifik tentang pelanggan mereka sendiri harus melakukan penelitian utama. Melalui penelitian primer, perusahaan dapat mempelajari kebutuhan dan preferensi produk pelanggannya sendiri. Contoh penelitian utama adalah survei kepuasan pelanggan. Survei kepuasan pelanggan dapat membantu perusahaan menentukan seberapa puas pelanggannya dengan fitur produk tertentu, harga produk, dan bahkan layanan pelanggan.

Fungsi

Setelah mengumpulkan data dari penelitian primer dan sekunder, proses penelitian bisnis memerlukan analisis data dan mencari tren pasar atau preferensi konsumen tertentu. Manajemen kemudian akan menggunakan temuan utama dari data tersebut untuk mengembangkan bisnis atau strategi pemasaran tertentu. Misalnya, jika pelanggan menginginkan fitur tambahan, rencana modifikasi dapat dibuat untuk produk tertentu. Selain itu, setiap perubahan lain yang diperlukan tentang produk, layanan atau memasuki pasar baru akan ditentukan selama tahap analisis. Perusahaan kemudian akan menyusun semua alternatif ini untuk pengujian potensial, menurut artikel "Proses Riset Bisnis" di docera.com, sebuah perusahaan konsultan bisnis internasional.

Pertimbangan

Proses riset bisnis juga memerlukan pengujian alternatif tertentu dari tahap analisis. Pengujian dapat melibatkan penggunaan model statistik, yang dapat membantu memprediksi perilaku pelanggan di masa mendatang dengan lebih baik, seperti "niat untuk membeli produk". Selain itu, pengujian pasar baru mungkin termasuk memperkenalkan produk dalam skala kecil, mempelajari penjualan dan keuntungan, kemudian meluncurkan produk di tingkat regional atau nasional. Tujuan pengujian dalam proses riset bisnis adalah untuk lebih memastikan potensi keberhasilan.

Pencegahan / Solusi

Meskipun proses riset bisnis biasanya diakhiri dengan pengambilan keputusan yang sebenarnya, proses pengumpulan data dan analisisnya terus berlangsung. Perusahaan harus terus mengumpulkan umpan balik dari pasar dan pelanggan, karena preferensi konsumen dapat berubah seperti halnya teknologi.