Keuntungan & Kerugian dari Lingkungan Teknologi Saat Memasarkan Produk

Teknologi memiliki pengaruh yang sangat besar pada metode pemasaran dan periklanan. Seratus tahun yang lalu, periklanan sebagian besar terbatas pada surat kabar dan baliho. Saat ini, periklanan dan pemasaran mendominasi lingkungan manusia. Pesan komersial telah berpindah dari radio, televisi dan majalah dan sekarang dapat ditemukan di Internet, telepon seluler, bilik kamar mandi, bus dan bahkan di langit.

Keuntungan: Peningkatan Jangkauan

Dengan menggunakan teknologi informasi, seorang pemasar dapat menjangkau banyak sekali orang hanya dengan mengklik sebuah tombol . Teknologi jaringan memberi jutaan orang akses instan satu sama lain, dan fakta ini semakin dieksploitasi secara lebih aktif oleh pemasar yang mencoba menampilkan produk mereka ke mata publik. Meskipun Internet memungkinkan penyebaran iklan yang luas, teknologi lain memfasilitasi desain dan produksinya yang cepat. Perangkat lunak pengeditan foto dan desain grafis memungkinkan seniman menghasilkan iklan dalam waktu singkat yang dibutuhkan dengan teknologi yang lebih lama.

Keuntungan: Kecepatan dan Fleksibilitas

Teknologi memungkinkan pengiklan untuk menanggapi dengan cepat perubahan di pasar. Misalnya, jika pesaing mengembangkan produk yang dengan cepat menjadi populer, pengiklan dapat mengubah citra produknya sendiri agar lebih menyerupai citra pesaing. Pasar yang berbeda dapat ditargetkan dengan promosi bertema berbeda menggunakan teknologi digital, tanpa biaya mahal yang terkait dengan teknologi cetak tradisional. Sebuah iklan majalah yang apik dapat disatukan dalam sehari menggunakan software desain grafis dan dikirimkan melalui email ke majalah tersebut.

Kerugian: Persaingan

Apa yang membuat semua perkembangan teknologi ini kurang sempurna adalah bahwa semua itu tersedia untuk semua orang. Jika hanya satu promotor yang memiliki akses ke teknologi canggih, dia pasti akan mendapatkan keuntungan yang luar biasa. Di dunia yang dipenuhi dengan teknologi seperti itu, hasilnya adalah perlombaan senjata pemasaran di mana setiap bisnis berjuang untuk keunggulan berikutnya atas para pesaingnya. Tingkat persaingan ini dapat menjadi mahal dan membuat stres karena mesin dan perangkat lunak baru terus-menerus dibeli dan karyawan terus-menerus dilatih dalam praktik baru.

Kerugian: Homogenisasi

Karena semua pemasar mengasah cara tercepat, paling efisien, dan paling efektif untuk menarik perhatian publik, hasilnya adalah homogenisasi yang berkembang baik dalam produk maupun cara mereka dipromosikan . Karena teknologi digital membuat replikasi begitu mudah, tidak ada pemasar yang dapat bertahan lama dalam persaingan, karena yang lain akan meniru apa pun yang efektif. Lingkungan periklanan di mana segala sesuatu terlihat sama menyulitkan konsumen untuk membedakan produk, dan meningkatkan sinisme publik tentang proses pemasaran itu sendiri.