Tiga Hal untuk Meningkatkan Gaya Kepemimpinan Demokratis Saya

Manajer yang menggunakan gaya kepemimpinan demokratis mengandalkan masukan dari karyawan untuk membuat keputusan perusahaan. Karena karyawan adalah peserta aktif dalam proses pengambilan keputusan pemimpin yang demokratis, terkadang disebut kepemimpinan partisipatif. Kelompok yang lebih besar dapat menjadi tantangan bagi seorang pemimpin demokratis, karena membangun konsensus bisa jadi sulit. Tetapi ada cara seorang manajer dapat meningkatkan gaya kepemimpinan demokratisnya.

Komunikasi

Komunikasi yang akurat dan tepat waktu adalah dua aspek penting dari gaya kepemimpinan demokratis. Manajer perlu menyampaikan informasi penting kepada semua karyawan secara tepat waktu dan kemudian dapat mengumpulkan pendapat karyawan untuk membuat keputusan. Dengan meningkatkan jaringan komunikasi dalam struktur kepemimpinan yang demokratis, manajer dapat memungkinkan pertukaran informasi yang efisien yang akan meningkatkan hubungan karyawan-manajer.

Struktur Terorganisir

Seorang pemimpin demokratis harus diatur untuk membantu melaksanakan tanggung jawabnya dan tanggung jawab tim. Pemimpin perlu memiliki pemahaman yang komprehensif tentang hierarki kelompoknya serta kekuatan dan kelemahannya. Ia perlu memiliki subkelompok yang bertanggung jawab untuk menjalankan tugas penting. Pemimpin demokratis meningkatkan produktivitas dengan memanfaatkan sumber daya kelompok secara efisien. Struktur administrasi yang baik efektif bekerja di bawah gaya kepemimpinan demokratis.

Tenggat waktu

Anggota staf mendapatkan kepercayaan dalam gaya manajerial yang demokratis ketika manajer menunjukkan efisiensi dalam memproses masukan karyawan. Untuk meningkatkan efisiensi pengumpulan dan pemrosesan informasi, manajer demokratis perlu menggunakan tenggat waktu. Ketika sebuah ide diajukan kepada karyawan untuk pemungutan suara, perlu ada tenggat waktu yang ketat untuk mengirimkan suara dan kemudian tenggat waktu bagi manajer untuk memproses informasi.

Saran

Pastikan ada pedoman konkret untuk proses pengambilan keputusan dalam gaya kepemimpinan demokratis Anda. Kembangkan buku pegangan untuk karyawan yang akan memberi tahu mereka jenis keputusan apa yang akan Anda buat tanpa masukan dari staf dan situasi apa yang membutuhkan opini semua orang.